Detail Katalog

ID: 109
Cover pendekar Sendang Drajat : memburu Negarakertagama / Viddy AD Daery ; editor, D. Kurniawan

pendekar Sendang Drajat : memburu Negarakertagama / Viddy AD Daery ; editor, D. Kurniawan

Edisi: cetakan pertama
Pengarang
Viddy AD Daery (penulis) ; D. Kurniawan (editor)
Penerbit
metamind,
Tempat Terbit
solo :
Tahun Terbit
2011
Bahasa
ind
Subjek
Fiksi Sejarah
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
xxvii, 146 halaman : ilustrasi ; 20 cm x 13 cm -
ISBN
978-60298549-2-3
Nomor Panggil
899. 221 3 VID p
Control Number
INLIS000000000000108
BIB ID
0010-0821000108
Catatan
Novel yang berkisah seputar Kerajaan Majapahit abad XV dibuka dengan deskripsi tokoh Pendekar Sendang Drajat alias Raden Ahmad yang bertugas menjaga keamanan Kasunanan Drajat dan Sendang Duwur. Dia hendak menyunting Dewi mengajaknya berjalan di sekitar Pelabuhan Kemantren. Dalam tamasya itu, mereka memergoki perkelahian dua pihak yang terjadi dalam wilayah pengawasannya.

Salah satu pihak yang berkelahi ternyata rombongan pendekar dari Melayu; Tumenggung Ismail bersama empat anak buahnya. Para pendekar pengembara dari Johor itu ke tanah Jawa hendak menyepi dari kekacauaan politik di tempatnya. Selain itu, mereka hendak ke ziarah ke Candi Gajah Mada. Menurut mereka, dalam peti di Candi Gajah Mada ada buku kuno berjudul Desa Warnana atau Kertagama yang banyak diburu banyak pendekar Nusantara, seperti dari Pasai, Banjar, Bugis, dan sekitarnya.

Pangeran Sendang Drajat merasa malu karena sedikit sekali yang dia ketahui tentang Kerajaan Majapahit yang telah runtuh. Dia hanya tahu dua nama besar dari Majapahit, Gajah Mada dan Hayam Wuruk.

Beberapa hari setelah pernikahannya dengan Dewi, Pangeran Sendang Drajat langsung mengemban tugas. Dia hendak mengantar para tamu dari negeri jiran ke tempat yang dituju. Perjalanan mereka tak mulus. Banyak kendala dalam perjalanan, misalnya dihadang para begundal yang hendak merampas harta mereka, bertemu Ratu Buaya Jamang. Dari ratu buaya ini, para pendekar mendapat informasi tentang Kesultanan Demak yang telah berkali-kali membantu Kesultanan Johor berperang melawan Portugis.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000000172 899. 221 3 VID p Baca di tempat Repository - PUSLING Tersedia
00000005955 899. 221 3 VID p Repository - PUSLING Tersedia
00000006845 899. 221 3 VID p Baca di tempat Repository - PUSLING Tersedia
Format MARC21 - Total 19 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000000108 1
005 _ _ 20210930112417 2
035 # # $a 0010-0821000108 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 210930################g##########1#ind## 5
020 # # $a 978-60298549-2-3 6
082 # # $a 899. 221 3 7
084 # # $a 899. 221 3 VID p 8
100 _ # $a Viddy AD Daery (penulis) 9
245 1 # $a pendekar Sendang Drajat : memburu Negarakertagama /$c Viddy AD Daery ; editor, D. Kurniawan 10
250 # # $a cetakan pertama 11
260 # # $a solo :$b metamind,$c 2011 12
300 # # $a xxvii, 146 halaman : $b ilustrasi ; $c 20 cm x 13 cm$e - 13
650 # 4 $a Fiksi Sejarah 14
700 _ # $a D. Kurniawan (editor) 15
520 # # $a Novel yang berkisah seputar Kerajaan Majapahit abad XV dibuka dengan deskripsi tokoh Pendekar Sendang Drajat alias Raden Ahmad yang bertugas menjaga keamanan Kasunanan Drajat dan Sendang Duwur. Dia hendak menyunting Dewi mengajaknya berjalan di sekitar Pelabuhan Kemantren. Dalam tamasya itu, mereka memergoki perkelahian dua pihak yang terjadi dalam wilayah pengawasannya. Salah satu pihak yang berkelahi ternyata rombongan pendekar dari Melayu; Tumenggung Ismail bersama empat anak buahnya. Para pendekar pengembara dari Johor itu ke tanah Jawa hendak menyepi dari kekacauaan politik di tempatnya. Selain itu, mereka hendak ke ziarah ke Candi Gajah Mada. Menurut mereka, dalam peti di Candi Gajah Mada ada buku kuno berjudul Desa Warnana atau Kertagama yang banyak diburu banyak pendekar Nusantara, seperti dari Pasai, Banjar, Bugis, dan sekitarnya. Pangeran Sendang Drajat merasa malu karena sedikit sekali yang dia ketahui tentang Kerajaan Majapahit yang telah runtuh. Dia hanya tahu dua nama besar dari Majapahit, Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Beberapa hari setelah pernikahannya dengan Dewi, Pangeran Sendang Drajat langsung mengemban tugas. Dia hendak mengantar para tamu dari negeri jiran ke tempat yang dituju. Perjalanan mereka tak mulus. Banyak kendala dalam perjalanan, misalnya dihadang para begundal yang hendak merampas harta mereka, bertemu Ratu Buaya Jamang. Dari ratu buaya ini, para pendekar mendapat informasi tentang Kesultanan Demak yang telah berkali-kali membantu Kesultanan Johor berperang melawan Portugis. 16
990 # # $a 6845/JBPUBEK/2015 28
990 # # $a 0172/JBPUBEK/2015 29
990 # # $a 5955/JBPUBEK/2015 30
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
11 Aug 2021
Export