<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000108</controlfield>
    <controlfield tag="005">20210930112417</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0821000108</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">210930################g##########1#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-60298549-2-3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">899. 221 3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">899. 221 3 VID p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Viddy AD Daery  (penulis)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">pendekar Sendang Drajat : memburu Negarakertagama /</subfield>
      <subfield code="c">Viddy AD Daery ; editor, D. Kurniawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">cetakan pertama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">solo :</subfield>
      <subfield code="b">metamind,</subfield>
      <subfield code="c">2011</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxvii, 146 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilustrasi ;</subfield>
      <subfield code="c">20 cm x 13 cm</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Fiksi Sejarah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">D. Kurniawan (editor)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Novel yang berkisah seputar Kerajaan Majapahit abad XV dibuka dengan deskripsi tokoh Pendekar Sendang Drajat alias Raden Ahmad yang bertugas menjaga keamanan Kasunanan Drajat dan Sendang Duwur. Dia hendak menyunting Dewi mengajaknya berjalan di sekitar Pelabuhan Kemantren. Dalam tamasya itu, mereka memergoki perkelahian dua pihak yang terjadi dalam wilayah pengawasannya.&#13;
&#13;
Salah satu pihak yang berkelahi ternyata rombongan pendekar dari Melayu; Tumenggung Ismail bersama empat anak buahnya. Para pendekar pengembara dari Johor itu ke tanah Jawa hendak menyepi dari kekacauaan politik di tempatnya. Selain itu, mereka hendak ke ziarah ke Candi Gajah Mada. Menurut mereka, dalam peti di Candi Gajah Mada ada buku kuno berjudul Desa Warnana atau Kertagama yang banyak diburu banyak pendekar Nusantara, seperti dari Pasai, Banjar, Bugis, dan sekitarnya.&#13;
&#13;
Pangeran Sendang Drajat merasa malu karena sedikit sekali yang dia ketahui tentang Kerajaan Majapahit yang telah runtuh. Dia hanya tahu dua nama besar dari Majapahit, Gajah Mada dan Hayam Wuruk.&#13;
&#13;
Beberapa hari setelah pernikahannya dengan Dewi, Pangeran Sendang Drajat langsung mengemban tugas. Dia hendak mengantar para tamu dari negeri jiran ke tempat yang dituju. Perjalanan mereka tak mulus. Banyak kendala dalam perjalanan, misalnya dihadang para begundal yang hendak merampas harta mereka, bertemu Ratu Buaya Jamang. Dari ratu buaya ini, para pendekar mendapat informasi tentang Kesultanan Demak yang telah berkali-kali membantu Kesultanan Johor berperang melawan Portugis.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">6845/JBPUBEK/2015</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0172/JBPUBEK/2015</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">5955/JBPUBEK/2015</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
