<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000005534/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000002396</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000005532/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20210927101805</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000005533/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0921000871</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000005574/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000007379</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">210927################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13136/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9789790131828</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13137/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16666/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.6 BAM r</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16667/JBPUBEK/2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bambang Wahyudiono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Rangking 1st Bukan Segalanya /</subfield>
      <subfield code="c">Bambang Wahyudiono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">cetakan pertama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Raih Asa Sukses,</subfield>
      <subfield code="c">2012</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">iv, 188 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilistrasi ;</subfield>
      <subfield code="c">20 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pengembangan diri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku ini menjawab pertanyaan kenapa yang sekolahnya biasa saja justru lebih sukses dan menjadi pucuk pimpinan perusahaan bergengsi. Modal apa yang mereka miliki selain ijazah? Apa yang perlu dilakukan semenjak kuliah? Bagaimana seharusnya sistem pendidikan kita? Harus bagaimanakah bila telah menjadi karyawan, adakah tips sukses karier? Apa dampaknya bila bagian terbesar waktu dan konsentrasi hanya untuk belajar? Sampai pada kesimpulan tidak usah ranking satu, asah kematangan diri dan luangkan waktu untuk skills lain menjadi metode terbaik layak dilakukan. Prestasi akademik bukan modal sukses jadi pimpinan atau wirausahawan. Temukan semuanya dalam buku ini!&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
        Dunia karier adalah dunia soft skills. Melalui buku ini, Anda akan mengasah soft skills agar sukses berkarier! Indra Prakoso, Kepala Cabang Mandiri Syariah&#13;
        This is a must have book!? Asep ST Sujana, Entrepreneur&#13;
        Terus terang, saya sangat tertarik dengan buku ini dan akan saya pakai sebagai salah satu referensi bagi mahasiswa untuk mata kuliah kewirausahaan. Juga menarik jika ini jadi materi kuliah umum atau semacam seminar ‘enlightment’ bagi mahasiswa. Hendro Sasongko, Dosen Program Magister Manajemen Agribisnis IPB Bogor dan Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Pakuan Bogor&#13;
&#13;
Bambang Wahyudiono, saat ini sebagai Assistant Vice Presiden (AVP) di lembaga keuangan non-bank pada unit audit internal. Selain rutinitas sebagai auditor, di kantornya sering ditunjuk sebagai fasilitator atau trainer program pelatihan. Audiens bukan hanya karyawan internal, melainkan juga para manajer dan pengelola lembaga keuangan mikro (LKM), termasuk direktur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) serta para wirausahawan pemilik usaha mikro seluruh Indonesia.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
