<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015500</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231102101718</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1123000030</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231102################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-979-002-746-6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">631.8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">631.8 UNT p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Untung Suwahyono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Panduan penggunaan pupuk organik /</subfield>
      <subfield code="c">Untung Suwahyono; editor, Atiatul Mu'min</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan pertama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Penebar Swadaya,</subfield>
      <subfield code="c">2017</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">118 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Ilustrasi ;</subfield>
      <subfield code="c">23</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pupuk organik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tanaman, Pemupukan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Atiatul Mu'min</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Bibliografi : halaman 107-115</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Tanah yang terus-menerus terpapar pupuk kimia akan mengalami penurunan kandungan bahan organik. Di lain pihak, pupuk merupakan kebutuhan mutlak dalam pertanian.Jika paparan ini sudah terjadi cukup lama, kandungan bahan organik yang tersisa bisa kurang dari satu persen sehingga menjadi tanah mati. Apabila kondisi tanah yang ada seperti ini, terutama tanah untuk lahan pertanian, tidak direvitalisasi, akan mengakibatkan terjadinya penurunan produktivitas pangan. Pupuk organik hadir sebagai solusi mengatasi masalah tersebut. Selain sebagai sumber nutrien, pupuk organik pun bisa berperan sebagai pembenah tanah sehingga membantu proses revitalisasi tanah. Buku ini menguraikan bagaimana membuat pupuk organik yang terstandar. Mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, penerapan teknologi yang tepat, hingga penentuan formulasi yang sesuai standar. Disajikan pula bagaimana cara penggunaan pupuk organik secara efektif dan efisien. Di buku ini pun dijelaskan bagaimana pemupukan organik yang terukur pada tanaman sayur, buah, palawija, padi, dan perkebunan. Pada akhirnya, hasil produksi pertanian yang maksimal pun bisa tercapai.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">49427/JBPUNEK/2018</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">49428/JBPUNEK/2018</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
