<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000014249</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230529094319</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0523000099</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230529################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-9481-55-4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">297.5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">297.5 NIL</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Nilai - nilai pluralisme dalam Islam :</subfield>
      <subfield code="b">bingkai gagasan yang berserak /</subfield>
      <subfield code="c">Abd A'la, Ahmad Baso, Alai Najib, Azyumardi Azra, Budi Munawar Rahman, Hamami Zada, Khoirul Muqtafa, Machrus L Mawa, Marzuki Wahid, Muhammad Nurul Huda, Rifyal Ka'bah, Rumadi, Siti Musdah Mulia, Sri Mulyati, Umi Khusnul Khotimah ; editor, Sururin M.Ag</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan pertama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Bandung :</subfield>
      <subfield code="b">Nuansa,</subfield>
      <subfield code="c">2005</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">244 hlm ;</subfield>
      <subfield code="c">24 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Islam dan perubahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">sosial Dualisme dan pluralisme</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">A'la, Abd., 1957- (pengarang -)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">DKK</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="502" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Diterbitkan atas kerjasama Penerbit Nuansa dengan Fatayat NU dan The Ford Foundation&#13;
Termasuk bibliografi&#13;
Isi : Agar tidak &amp;quot;Me-mayoritas-kan-diri&amp;quot;, tentang islam, pluralisme dan HAM Kultural -- Rekonsiliasi Kultural Islam dan Budaya Lokal -- Pluralisme dalam Perspektif Syari&amp;apos;ah -- Agama dan Negara : Regulasi kehidupan beragama di Indonesia -- Islam dan Pluralisme: Angan-angan sosial-politik Demokratik Piagam Madinah -- Pluralisme keagamaan, sebuah percobaan membangun teologi islam mengenai agama-agama -- Pluralisme dan Islam Indonesia ke depan: Ketakberdayaan umat dan politisasi agama sebagai tantangan -- Pluralisme Islam dalam perspektif historis -- Multikulturalisme dalam bayang-bayang &amp;quot;historiografi resmi/nasional&amp;quot; -- Adil Demi kemaslahatan, refleksi pluralitas masyarakat Islam -- Agama dan etnis : Tantangan pluralisme Indonesia -- Perempuan dan pluralisme, refleksi atas wacana islam dan perempuan -- Tasawuf Islam dan pluralisme -- Permasalahan perempuan dalam dunia Pluralis (sebuah pengamatan umum dan catatan awal) -- Pluralisme agama dan masa depan Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Terkait dengan nilai-nilai pluralism dalam Islam, terdapat beberapa ayat dalam Al-Quran antara lain : Qs al-Hujarat [49] : 13, Hud [11] : 118, al-Ankabut [29] : 46. Dalam Al-Quran juga didapati bahwa kedaiman adalah salah satu tujuan dari kehidupan manusia di muka bumi. Pluralisme artinya bukan satu, tetapi plural alias banyak. Dan banyak itu artinya berbeda, karena tidak ada yang sama, maka kita harus bisa menghargai pendapat orang lain, karena dia berbeda dengan kita. Itulah yang sebenarnya kita inginkan di Indonesia, dan juga dunia, yaitu adanya respect terhadap pendapat orang lain, dan inilah arti demokrasi. Tidak memaksakan kehendak satu kelompok kepada kelompok lain, tetapi saling berinteraksi dengan baik, saling menghormati pedapat orang lain, khususnya kepada mereka yang memiliki afinitas, hubungan erat dari segi ideology, tauhid atau monotheisme; mereka adalah ahl al-kitab.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">44149/JBPUBEK/2007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">44150/JBPUBEK/2007</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
