<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000010293</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221017105239</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1022001059</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">221017################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-3288-11-6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.079</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.079 SUD t</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sudiana I Ketut</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Teknologi ilmu jaringan dan imunohistokimia /</subfield>
      <subfield code="c">Sudiana I Ketut</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Sagung Seto,</subfield>
      <subfield code="c">2005</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">i - 51 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">28 CM</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">judul</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Imunohistokimia Anatomi jaringan Sitologi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengembangan teknik pemeriksaan bahan di laboratorium sangatlah diperlukan khususnya pada pemeriksaan sel/jaringan, baik yang mengacu pada pelayanan maupun penelitian. Imunohistokimia adalah suatu metode untuk mendeteksi keberadaan molekul atau berbagai macam komponen yang terdapat di dalam sel atau jaringan dengan menggunakan prinsip reaksi antara antigen dengan antibodi. Dengan kemajuan ilmu imunologi, histologi, fisiologi dan biokimia telah melahirkan teknik pewarnaan imunohistokimia yang mampu mendeteksi berbagai macam komponen penting di dalam sel. Komponen penting dalam sel atau jaringan yang dapat dideteksi dengan pewarnaan imunohistokimia adalah enzim superoksida dismutase (SOD) yang terdapat dalam sel-sel hati dan ginjal, insulin dalam sel-sel ß pulau langerhans pankreas dan imunoglobulin A (IgA) dalam sel-sel usus halus dan lain-lain. Kepentingan imunohistokimia sangat besar karena pada kenyataannya, kita dapat menentukan asal sel dari hormon tertentu.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000027638/JBPUBEK/2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00000027639/JBPUBEK/2008</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
