=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000628 =990 ##$$a 0000000656/JBPUBEK/P/2021 =005 20210818084559 =990 ##$$a 0000000658/JBPUBEK/P/2021 =035 ##$$a 0010-0821000628 =990 ##$$a 0000000659/JBPUBEK/P/2021 =007 ta =990 ##$$a 0000000654/JBPUBEK/P/2021 =008 210818###########################0#ind## =990 ##$$a 0000000653/JBPUBEK/P/2021 =020 ##$$a 978-623-7219-53-8 =990 ##$$a 0000000652/JBPUBEK/P/2021 =082 ##$$a 156 =990 ##$$a 0000000655/JBPUBEK/P/2021 =084 ##$$a 156 DAY k =990 ##$$a 657/JBPUBEK/P/2021 =100 #$$a Dayu pratyahara =245 1#$$a Kalau bisa sekarang, kenapa harus ditunda? : $b strategi mengendalikan waktu untuk meraih kebahagiaan /$c Dayu pratyahara =250 ##$$a Cetakan Pertama =260 ##$$a Jogjakarta :$b Garasi,$c 2020 =300 ##$$a 156 halaman : $b ilustrasi ; $c 19 cm =650 #4$$a Motivasi =700 #$$a Tristanti (editor) =520 ##$$a Setiap orang di dunia ini memiliki jatah waktu yang sama. Jatah waktu yang dimaksud adalah periode waktu yang dijalani dalam sehari, seminggu, sebulan ataupun setahun. Yang menjadi pertanyaannya adalah dengan jatah waktu yang sama tersebut, mengapa pencapaian setiap orang bisa berbeda-beda? Banyak yang sukses maju, tak sedikit pula yang seolah stagnan di tempat itu-itu saja. Jawabannya adalah manajemen waktu. Kebiasaan menunda pekerjaan hingga tenggat sama halnya dengan menyia-nyiakan kesempatan yang datang bersama waktu yang tak akan terulang. Buku ini akan mengajak para pembaca sekalian untuk mengenali, memahami, hingga "menguasai" waktu. Dengan manajemen waktu yang baik, setiap orang juga akan menjadi lebih terarah dan lebih mudah dalam meraih tujuan hidupnya. Dan, tak ketinggalan tentu saja, kebahagiaan. Selamat membaca!