=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003182 =990 ##$$a 14797/JBPUBEK/2016 =005 20211007113502 =990 ##$$a 00000007272/JBPUBEK/2016 =035 ##$$a 0010-1021000564 =990 ##$$a 00000007273/JBPUBEK/2016 =007 ta =990 ##$$a 00000011376/JBPUBEK/2016 =008 211007################g##########0#ind## =990 ##$$a 00000011668/JBPUBEK/2016 =020 ##$$a 978-602-8689-18-2 =990 ##$$a 14796/JBPUBEK/2016 =082 ##$$a 297.4134 =084 ##$$a 297.4134 ALI l =100 #$$a Ali Gufron =245 1#$$a Lailatul Qadar : $b Memburu Malam Seribu Bulan /$c Ali Gufron =250 ##$$a Cetakan ketiga =260 ##$$a Jakarta :$b Amzah,$c 2015 =300 ##$$a xx, 142 halaman ; $c 19 cm. =650 #4$$a Lailatul Qadar =520 ##$$a Beribadah pada malam lailatul qadar senilai dengan ibadah delapan puluh tiga tahun. Kenyataan ini sungguh sangat menarik. Sebab, jika dihitung-hitung, keberkahan malam lailatul qadar ternyata jauh lebih besar dari pahala amal ibadah yang dapat dilakukan seumur hidup. Jadi, sudah sepantasnya jika setiap muslim memburu lailatul qadar, karena setiap muslim berkepentingan dan berpeluang untuk mendapatkannya. Bagi orang yang masih bergelimang dosa dan maksiat, malam lailatul qadar adalah kesempatan untuk menghapus dosa dan maksiat; sedangkan bagi orang yang selama ini sudah gemar beramal shaleh, malam lailatul qadar adalah peluang untuk meningkatkan tabungan amal shalehnya agar menjadi berlipat ganda.