=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003035 =005 20220113125622 =035 ##$$a 0010-1021000417 =007 ta =008 220113################g##########0#ind## =020 ##$$a 979-9183-51-0 =082 ##$$a 297 =084 ##$$a 297 SHA m =100 #$$a Shalah qazan =245 1#$$a Membangun gerakan menuju pembebasan perempuan /$c Shalah qazan =250 ##$$a cetakan kedua =260 ##$$a Surakarta :$b Era Intermedia ,,$c 2001 =300 ##$$a 206 Halaman ; $c 23,5 x 15 cm =650 #4$$a Wanita dalam Islam =520 ##$$a Annisa’ syaqaa-iq ar-rijaal (perempuan adalah belahan laki-laki), begitulah ucapan Nabi Saw. tentang perempuan. Ini menandaskan bahwa Islam menempatkan perempuan secara berdampingan dengan laki-laki dalam eksistensi, dalam menunaikan peran-peran kehidupannya, dan dalam hak dan kewajiban. Perjuangan meningkatkan kualitas hidup perempuan adalah perjuangan memperbaiki kualitas hidup separo masyarakat. Dengan kata lain, perbaikan hidup perempuan tidak otomatis terwujud melalui perjuangan kualitas hidup laki-laki. Ia memiliki dunianya sendiri, yang juga harus diperjuangkan olehnya sendiri. Gerakan perempuan di Barat pada umumnya menyorot secara sinis dan curiga ajaran Islam. Islam dinilai sebagai agama yang memarjinalkan perempuan dan menjadikannya sebagai manusia kelas dua, berada di bawah bayang-bayang lelaki. Tentu ini merupakan tantangan yang harus dijawab oleh kalangan perempuan Muslimah sendiri, yang telah memahami agamanya dengan baik dan benar. Gerakan perempuan yang terorganisasi dan sistemik menjadi tuntutan untuk meluruskan cara pandang terhadap Islam yang keliru, sekaligus sebagai media aktualisasi peran-peran konkret kaum perempuan di medan kehidupannya. =990 ##$$a 15821/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 6948/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 6949/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 7416/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 7417/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 7418/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 00000008277/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 13416/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 13417/JBPUBEK/2015 =990 ##$$a 13418/JBPUBEK/2015