=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000002616 =990 ##$$a 24196/JBPUBEK/2015 =005 20220920123715 =990 ##$$a 00000006049/JBPUBEK/2015 =035 ##$$a 0010-0921001091 =990 ##$$a 00000010109/JBPUBEK/2015 =007 ta =990 ##$$a 00000020889/JBPUBEK/2015 =008 220920################g##########0#ind## =020 ##$$a 978-602-262-271-0 =082 ##$$a 612.3 =084 ##$$a 612.3 CLA s =100 #$$a Clara M. Kusharto, I Dewa Nyoman Supariasa =245 1#$$a Survei konsumsi gizi /$c Clara M. Kusharto, I Dewa Nyoman Supariasa =250 ##$$a Cet. 1 =260 ##$$a Yogyakarta :$b Graha Ilmu,$c 2014 =300 ##$$a xi, 147 halaman : $b Ilustrasi ; $c 23 x 16 cm =650 #4$$a Gizi, penelitian =520 ##$$a Indonesia sebagai salah satu negara berkembang menghadapi masalah gizi ganda yaitu masalah gizi kurang termasuk pendek (stunting) dan gizi lebih termasuk obesitas. Kedua masalah ini berkaitan dengan meningkatnya penyakit tidak menular (PTM), seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, diabetes, dan penyakit akibat gangguan metabolisme. Kondisi ini diperburuk dengan perilaku yang kurang baik antara lain perilaku konsumsi makan. Penilaian status gizi dapat dilakukan dengan berbagai cara baik secara langsung maupun tidak langsung. Penilaian status gizi secara langsung yaitu melalui metode antropometri, biokimia, klinis, dan biofisik. Penilaian status gizi secara tidak langsung melalui metode statistic vital, factor ekologi, dan survey konsumsi.