=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 30522/JBPUBEK/2015 =001 INLIS000000000000207 =990 ##$$a 00000000410/JBPUBEK/2015 =005 20210812124119 =990 ##$$a 00000000411 =035 ##$$a 0010-0821000207 =990 ##$$a 10690/JBPUBEK/2015 =007 ta =990 ##$$a 30642/JBPUBEK/2015 =008 210812###########################1#ind## =020 ##$$a 978-602-98549-2-3 =082 ##$$a 899.221 3 =084 ##$$a 899.221 3 VID p =100 #$$a Viddy =245 1#$$a Pendekar Sendang Drajat : $b Memburu Negarakertagama /$c Viddy AD Daery =250 ##$$a Cetakan Pertama =260 ##$$a Solo :$b Tiga Serangkai,$c 2011 =300 ##$$a xxvii, 146 halaman : $b ilustrasi ; $c 20 cm x 13,5 cm =520 ##$$a Novel yang berkisah seputar Kerajaan Majapahit abad XV dibuka dengan deskripsi tokoh Pendekar Sendang Drajat alias Raden Ahmad yang bertugas menjaga keamanan Kasunanan Drajat dan Sendang Duwur. Dia hendak menyunting Dewi mengajaknya berjalan di sekitar Pelabuhan Kemantren. Dalam tamasya itu, mereka memergoki perkelahian dua pihak yang terjadi dalam wilayah pengawasannya. Salah satu pihak yang berkelahi ternyata rombongan pendekar dari Melayu; Tumenggung Ismail bersama empat anak buahnya. Para pendekar pengembara dari Johor itu ke tanah Jawa hendak menyepi dari kekacauaan politik di tempatnya. Selain itu, mereka hendak ke ziarah ke Candi Gajah Mada. Menurut mereka, dalam peti di Candi Gajah Mada ada buku kuno berjudul Desa Warnana atau Kertagama yang banyak diburu banyak pendekar Nusantara, seperti dari Pasai, Banjar, Bugis, dan sekitarnya. Pangeran Sendang Drajat merasa malu karena sedikit sekali yang dia ketahui tentang Kerajaan Majapahit yang telah runtuh. Dia hanya tahu dua nama besar dari Majapahit,