=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000001238 =005 20210825015856 =035 ##$$a 0010-0821001238 =007 ta =008 210825################g##########p#ind## =020 ##$$a 9876024745554 =082 ##$$a 899.221 1 =084 ##$$a 899.221 1 NUR d =100 #$$a Nurdiana =245 1#$$a Derai Air Mata Meniti Bahtera /$c Nurdiana =250 ##$$a Cetakan pertama =260 ##$$a Sukabumi :$b Jejak,$c 2019 =300 ##$$a 77 halaman ; $c 20 cm =700 #$$a Hetty Rahmawati =520 ##$$a Buku antologi puisi yang berjudul Derai Air Mata Meniti Bahtera menceritakan tentang kepingan kisah kehidupan seorang istri. Kisah tersebut terinspirasi dari pengalaman penulis, sahabat, saudara, bahkan masyarakat pada umumnya. Untaian air mata menjadi teman setia dan pelipur lara yang diukir penulis dalam balutan kata. Antologi puisi ini juga menguraikan tentang ketidakberdayaan seorang insan dalam mengarungi bahtera kehidupan, serta mencoba bangkit dari keterpurukan dan membuka diri untuk menjalani dan menerima takdir yang telah terjadi. Dalam buku antologi ini juga menceritakan tentang kesedihan yang mendalam yang dirasakan seorang anak atas kepergian sosok panutan, harapan, bahkan pahlawan kehidupan yang sangat dicintai harus pergi untuk selama-lamanya. Kepergian itu meninggalkan luka yang mendalam. =600 #4$$a puisi-kenangan =990 ##$$a 2870/JBPUBEK/G/2021 =990 ##$$a 2871/JBPUBEK/G/2021 =990 ##$$a 2872/JBPUBEK/G/2021 =990 ##$$a 2873/JBPUBEK/G/2021