=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 30775/JBPUBEK/2016 =001 INLIS000000000011011 =990 ##$$a 30493/JBPUBEKI/2016 =005 20221101081349 =990 ##$$a 30494/JBPUBEK/2016 =035 ##$$a 0010-1122000002 =990 ##$$a 31741/JBPUBEK/2016 =007 ta =008 221101###########################f#ind## =020 ##$$a 978-602-1383-10-0 =082 ##$$a 899.221 3 =084 ##$$a 899.221 3 STA =245 ##$$a Stalking : $b #Crazy love /$c Elsa Puspita =250 ##$$a Cetakan 1 =260 ##$$a Yogyakarta :$b Bentang Pustaka,$c 2015 =300 ##$$a vi.198 hlm : $b - ; $c 25 cm x 17 cm =650 #4$$a novel =520 ##$$a DESCRIPTION Aku cuma bisa geleng-geleng kepala begitu tahu cerita teman-temanku yang gila stalking. Bisa banget ya mereka sampai kayak gitu? Aku? Ih, nggak pernaaah. Ada juga aku yang di-stalk gebetan :p Kalau stalking di zaman smartphone sih gampang. Tinggal ketik nama target di media sosial, dan voila! Tapi, gara-gara itu Rieva sampai kena kasus di sekolah akibat hobi stalkingnya via sosmed. Atau Brianna yang rela jadi mata-mata demi balikan sama mantan. Seru sih, tapi sereeeem. Beda lagi dengan cerita Nuura dan Chia yang terlahir jauuuh sebelum generasi kita. Belum ada smartphone, medsos juga belum booming. Pakai pos? Atau jangan-jangan burung merpati? Nyatanya nggak jadi penghalang tuh bagi mereka! Meskipun menurutku itu freak! Mungkin kamu mau coba cara klasik mereka, untuk stalking gebetanmu?